Sabtu, 06 Desember 2008

Syahadatain MUHAMMAD RASULULLAH. MAKNA

Syahadatain MUHAMMAD RASULULLAH
MAKNA
Mengakui secara lahir dan batin bahwa beliau adalah hamba Allah dan Rasul-Nya diutus kepada manusia secara keseluruhan konsekuensinya mengamalkan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya dan tidak menyembah Allah kecuali yang disyariatkan.
RUKUN
Tidak berlebih-lebihan (ifrath) dengan tidak mengkultuskan maupun mendudukannya sebagai sesembahan selain Allah
Tidak meremehkan (tafrith), yaitu dengan mendahulukan hukum, perkataan dan sunnah beliau diatas segala pendapat orang.
SYARAT
Mengakui kerasulannya dan meyakini dalam hati
Mengucapkan dan mengikrarkan dengan lisan
Mengikuti dan mengamalkan ajaran yang dibawanya serta meninggalkan kebatilan yang telah dicegahnya
Membenarkan segala yang dikabarkan dari hal-hal ghaib, baik yang sudah lewat maupun yang akan datang
Mencintainya melebihi cintanya kepada diri sendiri, harta, anak, orang tua serta seluruh manusia
Mendahulukan sabdanya atas segala pendapat dan ucapan orang lain serta mengamalkan sunnahnya.
KONSEKUENSI
Mentaati perintahnya
Membenarkan ucapannya
Menjauhi larangannya
Tidak menyembah Allah I kecuali dengan apa yang disyariatkan.
Disarikan dari Kajian BKMT di Masjid Al Furqan, TAM Head Office, Rujukan Kitab Tauhid Jilid 1, Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan, Darul Haq, 2000

Tidak ada komentar: